
PSIS Semarang ikut memastikan diri lolos ke babak semifinal Piala Presiden 2022, setelah menyingkirkan Bhayangkara FC. Tim Mahesa Jenar menang melalui drama adu penalti 9-8 (1-1) di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (3/7/2022).
Mahesa Jenar sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Wawan Febrianto di babak pertama. Namun, di babak kedua Bhayangkara FC mampu membalas lewat gol dari Youssef Ezzejari.
Laga harus diselesaikan dengan babak adu tendangan penalti. Pada babak ini, PSIS berhasil menang dengan skor 9-8.
Usai pertandingan pelatih PSIS Semarang Sergio Alexandre berkata adu penalti kapanpun akan selalu menguras adrenalin.
“Adu penalti selalu spesial. Kita semua tahu tadi cukup menguras emosi karena sampai 10 penendang,” ungkapnya.
“Bhayangkara memang tim yang baik. Kami jadi sulit mencetak gol sampai akhir pertandingan,” katanya.
Lalu untuk keputusan mengganti kiper bukanlah keputusannya semata.
Sergio mengaku jika itu sudah dirundingkan bersama staff pelatih.
“Untuk Yofan kami tarik selain alasan teknik agar untuk menurunkan emosinya. Mungkin ini hari yang berbeda bagi Yofan,” katanya.
Gelandang serang PSIS Semarang, Jonathan Cantillana secara khusus memuji kekuatan Bhayangkara FC. Ia menyebut The Guardian sebagai tim yang sangat bagus.
“Laga ini sulit karena Bhayangkara adalah tim yang bagus.” katanya.
Namun, pemain yang memiliki paspor Chile dan Palestina itu bersyukur dengan kerja keras yang dilakukan oleh semua rekan-rekannya di PSIS Semarang.
“Saya senang karena kami bekerja keras, selamat buat para pemain PSIS,” tandas Cantillana.