
PSIS Semarang harus mengakui kekalahan dari tuan rumah Arema FC dengan skor 1-2 dalam laga pekan kedua Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Malang, sabtu (30/7) petang.
Kekalahan ini tentu sangat menyakitkan bagi PSIS, karena gol kemenangan Arema tercipta pada detik terakhir laga, tepatnya menit 90+6. Padahal PSIS lebih dulu unggul melalui Taisei Marukawa pada menit 75. Sementara gol Arema diciptakan Ilham Udin Armaiyn (79) dan Sergio Silva (90+6).
Pelatih PSIS Semarang Sergio Alexandre mengatakan, laga ini cukup sulit.
“Hari ini apa yang kami rencanakan dan harapkan tidak sesuai dengan hasil akhir. Pertandingan berjalan dengan ketat. Setelah mencetak gol kami lengah. Dua set piece membunuh kami,”kata Sergio.
Sergio sendiri memuji semangat juang anak asuhnya pada laga ini. Mereka, sambungnya, terus berusaha untuk meraih kemenangan sampai laga berakhir.
“Kami tetap berusaha menang. Melakukan serangan-serangan balik ke pertahanan mereka,” puji Sergio.
“Menurut saya, kami sudah bermain bagus pada laga ini,” ia menambahkan.
Sementara dari perwakilan pemain yakni Guntur Triaji mengaku kecewa meskipun sudah maksimal.
“Pertama saya ucapkan selamat untuk Arema. Kami sebagai pemain pasti kecewa dengan hasil ini, sudah bekerja keras, tapi kami kecolongan,” kata Guntur.
“Ke depannya kami akan bangkit. Masih banyak pertandingan menanti,” imbuhnya.