PSIS Semarang harus mengakui keunggulan tuan rumah Persib Bandung. PSIS kalah 1-2 dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (13/8/2022) sore.

Dua gol Persib diborong oleh David da Silva masing-masing menit 25 dan 66. Sementara gol semata wayang PSIS dicetak Taisei Marukawa pada menit 31.

Di akhir pertandingan, PSIS sebenarnya sempat mencetak gol yang diawali dari lemparan ke dalam Alfeandra Dewangga. Namun wasit menganulir gol itu karena dianggap tak menyentuh pemain.

Usai pertandingan pelatih PSIS Sergio Alexandre mengatakan seharusnya gol penalti yang dicetak David da Silva tidak terjadi. Kata Sergio, Cantillana mengaku bola tak menyentuh tangan.

“Kami sudah menjalankan game plan, tapi situasi yang membuat kami kalah. Situasi Jonathan hand ball itu (harusnya) dianulir dan (karena) mengenai tulang rusuk,” kata Sergio setelah pertandingan usai.

Selain itu, ia juga mengomentari soal gol PSIS yang dianulir di menit akhir pertandingan. Menurutnya wasit berada dekat dan mampu melihat kejadian tersebut. Seharusnya kata Sergio, gol itu sah dan tidak dianulir.

“Wasit melihat di depan mata sebuah gol (seharusnya). Tapi yang sudah terjadi tiba-tiba berubah (dianulir),” ucap dia.

Meski begitu, Sergio mengaku akan melupakan kekalahan hari ini dan meminta anak asuhnya untuk fokus menghadapi laga berikutnya melawan Persik Kediri pada 18 Agustus mendatang.

“Saatnya menatap laga selanjutnya,” tutup Sergio.

Sementara itu, dari perwakilan pemain Syihabuddin mengaku kecewa dengan hasil ini. Tapi di laga berikutnya kita berharap maksimal di laga selanjutnya.

“Tentunya kita kecewa dengan hasil pertandingan ini, kita akan fokus ke laga berikutnya untuk meraih tiga poin”, katanya.

redaksi
Agustus 13, 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *