
PSIS Semarang siap menghadapi Persita Tangerang dalam laga pekan ke-27 Liga 1 2022-2023 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (25/2/2023). Laga PSIS vs Persita digelar tanpa penonton.
Secara keseluruhan, PSIS tak akan di perkuat Adi Satryo yang mengalami cedera ankle pada saat melawan Persikabo 1973, Sebagai gantinya, kemungkinan Aldila Ray Redondo akan turun menggantikan posisi Adi Satryo di bawah mistar Laskar Mahesa Jenar.
Secara Keseluruhan, tanpa adanya Adi Satriyo tidak mengurangi kekuatan PSIS Semarang mengingat mereka juga akan mendapatkan suntikan tenaga baru, Brando Scheunemann yang pulang dari TC Timnas Indonesia U-20.
Brandon merupakan satu dari beberapa pemain Timnas indonesia U-20 yang tidak dibawa ke Uzbekistan oleh Pelatih Shin Tae-yong.
Kehadiran Brandon, bisa saja mengubah komposisi di lini tengah, dimana Alfeandra Dewangga yang semula menemani Wahyu Prasetyo di centre back bisa didorong sebagai gelandang bertahan.
Dewa sendiri dalam konferensi pers jelang laga, Jumat, 24 Februari 2023, menyatakan siap untuk tampil.
Menurut dia, seluruh pemain sudah siap untuk memberikan yang terbaik guna meraih tiga poin dari Persita Tangerang.
‘’Kondisi pemain dalam kondisi bagus dan siap untuk bermain dan mengincar tiga poin,’’ katanya singkat.
Sementara itu Caretaker PSIS Semarang , M Ridwan menyatakan kesiapan timnya melawan tim berjuluk Pendekar Cisadane itu. Wahyu Prast dan kawan-kawan bertekad mengamankan poin penuh.
Hasil dua kali seri saat menjamu Persis Solo dan tandang lawan Persikabo 1973 menjadi pelajaran sekaligus kewaspadaan bagi anak-anak Mahesa Jenar.
“Insyaallah kita sudah melakukan persiapan yang baik. Kita punya persiapan di Senarang usai laga tandang lawan Persikabo 1973. Hari ini kita persiapan terakhir,” kata M Ridwan dalam sesi konferensi pers di Sleman, Jumat (24/2/2023).
“Semua pemain dalam kondisi siap, kita ingin di laga lawan Persita besok bisa mendapatkan poin penuh,” ujar mantan pemain Timnas Indonesia ini.
M Ridwan tetap mewaspadai Persita meski dalam beberapa pertandingan kurang mendapatkan hasil yang baik.
“Hal Itu justru kita waspadai. Seperti Persikabo beberapa pertandingan gagal mendapat kemenangan, tapi saat lawan kita punya motivasi menang,” ujar Ridwan.
“Saya rasa Persita juga di posisi yang sama dengan Persikabo. Persiapan kita sudah melakukan evaluasi. Dua kali hasil imbang menjadi konsentrasi memperbaiki, Insyaallah pertandingan besok dapat poin maksimal,” pungkasnya..