Denpasar – PSIS Semarang gagal meraih poin penuh usai kalah atas Madura United dengan skor 1-2 pada pertandingan lanjutan pekan ke-21 putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022, di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat, (28/1).

Gol Madura United tercipta pada menit ke-14′ dan 17′, melalui Renan Silva dan Alberto Goncalves. Sedangkan PSIS hanya mampu memperkecil kedudukan melalui sontekan dari Chevaugn Walsh pada menit ke-41′.

Hingga babak kedua berakhir, PSIS gagal membalikkan kedudukan. Sehingga Laskar Mahesa Jenar harus mengakui keunggulan dari Laskar Sape Kerap dengan skot 1-2.

Dengan kekalahan tersebut, Laskar Mahesa Jenar kini berada di peringkat ke-7 klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022. Posisi ini masih rawan digusur oleh Borneo FC yang belum main pada pekan 21, melihat perolehan poin hanya terpaut 1 poin.

Menanggapi hal tersebut, Pelatih Kepala PSIS, Dragan Djukanovic mengatakan sebelumnya, lawan Madura United memang tidak sulit. Mereka mempunyai taktikal yang bagus, skill individual pemain yang bagus.

Dia menilai timnya gagal mengendalikan menit-menit awal pertandingan, bahkan 30 menit awal babak pertama terlihat tim kurang fokus dalam menjalani pertandingan. Adanya kelemahan itu, Madura United berhasil memanfaatkannya.

“Kami kehilangan pertandingan di menit-menit awal. Terlihat tim di 30 menit awal babak pertama seperti kehilangan fokusnya dalam bertanding. Memang PSIS sempat memperkecil ketertinggalan, namun kami tidak bisa membalikan keadaan,” ungkap Dragan saat konferensi pers secara virtual usai pertandingan.

Terkait adanya kartu kuning yang mudah keluar terhadap anak asuhannya, Dragan menyebut wasit Indonesia memang mudah sekali memberikan kartu kuning.

“Begitu mudahnya wasit mengeluarkan kartu kuning dalam laga lawan Madura United. Kita ambil contoh, Finky Pasamba baru melakukan satu kali pelanggaran, namun wasit sudah memberikan kartu kuning dengan tegas,” ungkap Dragan.

Dragan menambahkan, untuk menghadapi pertandingan selanjutnya banyak hal yang harus diperbaiki, khususnya mengenai masalah mentalitas pemain dalam melakoni setiap laga.

“Mentalitas para pemain harus segera diperbaiki. Kalau mentalitas bagus, permainan dan hasil pasti akan ikut bagus pula. Dan yang jelas kami harus perbaiki kesalahan dan mencoba bangkit pada pertandingan selanjutnya,” tandas Dragan.

Diketahui Laskar Mahesa Jenar, setelah ini akan menghadapi Persebaya di lanjutan pekan ke-22′ BRI Liga 1 2021/2022 pada Rabu (2/2)

admin
Januari 29, 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *