PSIS Semarang menahan imbang Persebaya Surabaya tanpa gol pada pertandingan Liga 1 pekan ke-22 di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu malam.

Dua tim sedang kesulitan pemain karena banyak terkena COVID-19, terutama Persebaya yang kehilangan 12 pemain, sedangkan PSIS tiga pemain.

Tambahan satu poin membuat PSIS masih tertahan di posisi tujuh dengan koleksi 32 poin.

Usai pertandingan, pelatih kepala PSIS, Dragan Djukanovic mengakui pertandingan berjalan sulit.

Kehilangan Hari Nur, Jonathan, dan Walsh diakui Dragan cukup berpengaruh.

Termasuk tidak hadirnya dua pemain muda Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga.

“Kami menghadapi tim lawan yang kuat malam ini. Pertandingan cukup sulit, ditambah sejumlah pemain kami yang absen,” kata Dragan.

Dari sisi permainan, Dragan mengapresiasi performa tim Mahesa Jenar yang terus mengalami progres peningkatan

“Secara taktikal sudah ada proses, finishing masih jadi problem.”

“Seandainya kami punya pemain depan yang lebih kuat mungkin kami bisa menggapai posisi lima besar,” kata Dragan.

Usai menghadapi Persebaya, PSIS dijadwalkan menghadapi Persik Kediri pada Minggu (6/2) mendatang. (*)

admin
Februari 3, 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *