PSIS Semarang menelan pil pahit pada pekan ke-24 BRI Liga 1. Menghadapi Barito Putera, Mahesa Jenar dipecundangi 2-1 dari tim di posisi degradasi tersebut.
Kemenangan Barito Putera atas PSIS Semarang itu didapat sejak menit pertama dan tidak ada perubahan di babak kedua.
Hasil minor ini sangat merugikan tim besutan Dragan Djukanovic tersebut. PSIS Semarang turun menghadapi Barito Putera dengan tim compang-camping karena hantaman badai Covid-19.
Baru memulai babak kedua, PSIS Semarang melakukan pergantian pemain. Jorry digantikan dengan Hari Nur
Di menit ke-51, shooting Flavio Beck Junior masih bisa diamankan oleh kiper Kartika Aji.
Flavio kembali mengancam Barito Putera di menit ke-56. Namun tendangannya masih melenceng di sisi kiri gawang Barito Putera.
M Buyung Ismu mengancam gawang PSIS Semarang dari sisi kiri lapangan pad menit ke-62.
Penetrasinya mampu mengelabui Frendi Saputra dan diakhiri dengan shooting keras yang membentur gawang Jandia Eka Putra.
Flavio lagi-lagi melakukan shooting ke gawang Barito Putera di menit ke-68, namun masih lemah.
Setelah tendangan Flavio, PSIS Semarang terus menekan pertahanan Barito Putera.
Chevaughn Walsh di menit ke-71 mendapat peluang emas dan membahayakan gawang Kartika Aji.
Namun penjaga gawang Barito itu masih bisa menepis tendangan Walsh dan menghasilkan tendangan sudut.
Di menit ke-74, Ahmad Baasith masuk menggantikan Eka Febri.
Rafael Silva hampir menambah keunggulan Barito Putera ke gawang Jandia Eka Putra. Tapi untungnya bola masih membentur badan Jandia.
Risky Fajar di menit ke-80 masuk menggantikan Riyan Ardiansyah.
Selama menit 80, PSIS Semarang terus membombardir gawang Barito Putera namun tak satupun yang membuahkan gol.
Tekanan bertubi-tubi PSIS Semarang ke gawang Barito sepanjang 10 menit terakhir berakhir mentah dan tidak ada yang membuahkan gol.
Sampai wasit meniup peluit panjang, pertandingan berakhir untuk kemenangan Barito Putera 2-1.

admin
Februari 11, 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *