Hasil kacamata mewarnai derby Jateng antara Persis Solo melawan PSIS Semarang, di Stadion Manahan Solo, sore tadi. Hasil ini disyukuri oleh penggawa Laskar Mahesa Jenar.

Meski bermain imbang melawan Persis Solo, namun hasil ini menorehkan catatan positif tersendiri bagi PSIS Semarang. Sebab, dari 8 pertandingan Liga 1 musim 2022/2023, baru kali ini gawang Laskar Mahesa Jenar tidak kebobolan.

Asisten Pelatih PSIS Semarang, Achmad Resal Octavian, mempercayakan gawangnya dijaga mantan kiper Persis Solo, Wahyu Tri Nugroho.

Memanfaatkan kesempatan, Wahyu Tri Nugroho tampil gemilang. Sejumlah peluang Laskar Samber Nyawa berhasil dipatahkan kiper berusia 36 tahun itu.

Wahyu pun sangat bersyukur dengan hasil imbang 0-0 ini. Hasil ini tak lepas dari kinerja semua pihak di PSIS Semarang.

“Alhamdulillah kami bisa curi poin, teman-teman dan tim pelatih sudah bekerja keras untuk laga ini,” ujar Wahyu dalam sesi konferensi pers selepas laga.

Mantan penjaga gawang Bhayangkara FC itu berterima kasih atas dukungan yang diberikan para suporter. Laga ini juga menjadi clean sheet pertama bagi PSIS di BRI Liga 1 musim ini.

“Hasil ini tentu juga berkat dukungan suporter, yang datang ke Solo. Tentu kami juga ingin memberi hasil positif,” katanya.

“Ini awal yang bagus, clean sheet pertama. Semoga kedepan kami bisa lebih bagus lagi, karena kompetisi masih panjang,” tandasnya.

redaksi
September 3, 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *