
PSIS Semarang meresmikan training ground baru yang akan menjadi tempat latihan bagi tim senior hingga tim elite pro academy. Bertempat di Perumahan Pondok Majapahit 1, Bandungrejo, Mranggen, Demak, training ground ini masih akan dikembangkan dengan menambah boarding school.
Lapangan dengan rumput sintetis berstandar FIFA tersebut, diperkenalkan dalam soft launching yang dipimpin langsung oleh CEO PSIS, Yoyok Sukawi.
CEO PSIS Semarang, AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi mengatakan, Wisesa Soccer Field menjadi training ground ketiga yang dimiliki Tim Ibu Kota Jawa Tengah. Sebelumnya, PSIS sudah punya training ground di Stadion Citarum dan Lapangan Mardi Soenarto Banyumanik.
βTim PSIS itu berjenjang mulai dari development, EPA, hingga senior. Oleh karena itu, kebutuhan kami akan tempat latihan sangat tinggi, kami hadirkan Wisesa Soccer Field ini yang semoga bermanfaat bagi tim senior hingga pembinaan usia muda di development,β ujar Yoyok Sukawi saat acara peresmian.
Menurut Yoyok, Wisesa Soccer Field berbeda dengan dua training ground lainnya karena memiliki lahan yang luas sehingga ke depan akan dikembangkan. Proyek pengembangan di atas lahan seluas 7 hektar tersebut ditargetkan selesai pada 2025.
“Ada lahan sekitar 7 hektare yang akan kami kembangkan jadi pemusatan latihan. Saat ini baru dibangun sekitar 1,5 hektare. Nantinya akan digunakan untuk latihan, tim akademi, tim putri, maupun tim senior. Terintegrasi, juga akan ada mess pemain dan puslat, devolepmen,β kata Yoyok Sukawi di sela acara soft launching.
Sementara, pembina PSIS Semarang, Sukawi Sutarip mengaku bersyukur atas selesainya pembangunan lapangan ini. Mantan Wali Kota Semarang tersebut mengajak masyarakat sekitar untuk ikut membantu merawat lapangan Wisesa Soccer Field.
Selain itu, Sukawi berharap kehadiran Wisesa Soccer Field bisa berdampak baik untuk warga sekitar dan bisa membuat sejahtera.
“UMKM semoga bisa ikut laris karena lapangan ini bakal didatangi oleh banyak orang terutama tim PSIS dan suporter. Selain itu semoga dengan adanya lapangan ini bisa menginspirasi anak-anak sekitar untuk bermain bola dan jadi pemain PSIS di masa depan,β pungkasnya