PSIS Semarang dipastikan tidak akan diperkuat striker sekaligus kapten mereka Carlos Fortes hingga empat pertandingan kedepan karena cedera. Mantan pemain Arema FC itu mengalami cedera saat membawa timnya menang 2-1 atas Persik Kediri pada pekan ke 22 di Stadion Brawijaya, Kediri lalu.

Setelah dilakukan observasi dan dilakukan Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk memastikan kondisinya, Fortes dipastikan harus menepi karena ada sobekan di otot bicep femoris.

“Untuk kondisi Fortes saat ini, sudah kami lakukan MRI dan konsultasi dengan dokter speliasis ortopedi beberapa hari yang lalu, dokter sampaikan ada sobekan di otot bicep femoris (salah satu otot pembentuk grup otot hamstring) kaki kanan,” ujar fisioterapis PSIS, Sigit Pramudya pada Sabtu (11/2).

Untuk mempercepat pemulihan cedera Fortes, diambil tindakan suntikan injeksi platelet rich plasma (PRP) yang merupakan salah satu terapi biologis untuk menghilangkan rasa nyeri dan meningkatkan kembali fungsi otot tersebut.

“Dokter memberikan tindakan berupa injeksi PRP, setelah itu Fortes harus istirahat total selama beberapa minggu pasca cedera agar proses penyambungan/recovery berjalan dengan baik. Setelah itu nanti masuk program penguatan bersama fisioterapi, di fase penguatan dan nanti dilakukan tes fungsional. Jika hasil tes bagus maka akan dilanjutkan oleh physical coach untuk meningkatkan kondisi fisiknya pada level siap untuk pertandingan,” lanjut Sigit.

Sementara itu Wahyu Prasetyo dan Adi Satriyo yang juga mengalami cedera pada saat menghadapi Persik Kediri sudah mulai berlatih normal.

redaksi
Februari 11, 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *