Tuntas sudah kisah Hari Nur Yulianto dengan PSIS Semarang setelah bersama selama 10 tahun. Striker senior berusia 33 tahun itu kini mulai mencari petualangan baru untuk kariernya di Liga 1 Indonesia 2023-2024.

Ya, , setelah bergabung bersama Laskar Mahesa Jenar sejak Februari tahun 2013, akhirnya kisah, cinta, dedikasi, dan hubungan kerja sama antara kedua belah pihak berakhir pada Jumat (5/5) ini.

“PSIS dan Hari Nur harus berpisah hari ini. Kami keluarga besar PSIS mengucapkan banyak terima kasih untuk Hari Nur yang telah mengabdi bersama PSIS selama 10 tahun terakhir,” kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Jumat (5/5).

Dia menambahkan bahwa PSIS tentunya selalu mendoakan Hari Nur sekeluarga diberi kesehatan dan perjalanan karir yang bagus di sisa karirnya sebagai pesepak bola profesional.

Pria berusia 45 tahun itu mengatakan PSIS adalah rumah buat Hari Nur. Jadi, kapan pun ia kembali, baik sebagai pelatih atau sebagai manajemen profesional pintu PSIS selalu terbuka.

“PSIS adalah rumah bagi Hari Nur Yulianto dan kapan pun ia kembali, baik sebagai pelatih atau sebagai manajemen profesional, pintu PSIS selalu terbuka,” ujarnya.

“Sekali lagi, terima kasih, Hari Nur. Namamu akan selalu menjadi bagian dari sejarah klub ini,” Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah ini menambahkan.

Hari Nur Yulianto bergabung bersama PSIS sejak Februari tahun 2013. Selama membela PSIS, Hari Nur menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa PSIS dengan torehan 69 gol dari semua ajang kompetisi.

Hari Nur Yulianto juga menjadi sosok penting kembalinya PSIS ke kasta tertinggi sepakbola tanah air pada 2017 lalu.

Pemain yang identik dengan nomor punggung 22 itu mencatatkan hattrick ke gawang Martapura FC pada saat perebutan juara ketiga Liga 2 tahun 2017 dan membuat PSIS menang.

Laga yang diwarnai hujan gol saat itu dimenangkan oleh PSIS dengan skor 6-4 dan PSIS lolos ke kompetisi Liga 1.

redaksi
Mei 6, 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *