Panserbiru.id – Momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan kelompok suporter PSIS Semarang, Panser Biru, untuk kembali berbagi dengan masyarakat. Pada Rabu (27/5/2026), Panser Biru menggelar penyembelihan hewan kurban di sekretariat mereka yang berada di kompleks Stadion Citarum, Kota Semarang.

Kegiatan tahunan tersebut berlangsung sejak pagi hari dengan melibatkan pengurus, anggota, hingga masyarakat sekitar. Tahun ini jumlah hewan kurban yang disembelih juga meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Total terdapat dua ekor sapi dan tiga ekor kambing yang dipotong. Hewan kurban tersebut berasal dari berbagai pihak yang turut mempercayakan kurbannya kepada Panser Biru. Satu ekor sapi berasal dari manajemen PSIS Semarang, satu ekor sapi dari Panser Biru, dua ekor kambing dari PS Store, dan satu ekor kambing dari Gus Muhammad Rizka.

Dari seluruh hewan kurban tersebut, panitia berhasil membagikan sekitar 650 paket daging kurban kepada anggota Panser Biru dan masyarakat Kota Semarang serta sekitarnya.

Ketua Harian Panser Biru, Galih Ndog, mengatakan bahwa kegiatan kurban ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga bentuk kepedulian sosial suporter terhadap lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah program Panser Biru berkurban masih terus berjalan dan semakin bertambah dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini kami bisa berkurban sapi dan ada beberapa hewan kurban yang sudah dipercayakan ke kami dari sohibul kurban. Kami mengucapkan terima kasih,” ujar Galih saat ditemui di lokasi kegiatan.

Menurutnya, Iduladha menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara suporter dengan masyarakat. Ia menilai keberadaan kelompok suporter tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sosial di tengah warga.

“Dengan adanya momen Iduladha ini kami ingin lebih dekat lagi dengan masyarakat. Karena kami sadar Panser Biru juga bagian dari masyarakat, jadi sudah selayaknya harus saling memberi dan membantu selagi kami bisa dan mampu,” lanjutnya.

Galih juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi perekat antaranggota Panser Biru dari berbagai wilayah dan komunitas.

“Momen ini menjadi perekat seluruh elemen Panser Biru. Kami dari pengurus berharap ke depan teman-teman anggota, baik itu korwil, komunitas maupun seluruh anggota, bisa lebih bersinergi dengan masyarakat di lingkungan masing-masing,” katanya.

Suasana kebersamaan terlihat sejak proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban berlangsung. Para anggota Panser Biru tampak saling membantu sesuai tugas masing-masing. Sebagian bertugas memotong daging, sebagian lainnya menyiapkan paket hingga mendistribusikannya kepada warga. Tidak hanya melibatkan pengurus inti, kegiatan ini juga melibatkan Panser Girl, korlap Panser Biru, serta masyarakat sekitar sekretariat.

Ketua Panser Biru, Kepareng atau yang akrab disapa Wareng, mengaku mendukung penuh kegiatan sosial yang dilakukan anggota Panser Biru. Ia berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berjalan setiap tahunnya.

“Saya mendukung kegiatan positif yang dilakukan seluruh anggota Panser Biru, apalagi kalau bisa bermanfaat buat masyarakat,” ujar Wareng singkat.

Sementara itu, Ketua Panitia Kurban Panser Biru, Cinal, menjelaskan bahwa proses distribusi daging dilakukan melalui beberapa cara agar pembagian lebih merata dan tertib.

Ia mengatakan panitia membagikan kupon kepada seluruh koordinator wilayah Panser Biru. Selain itu, kupon juga diberikan kepada masyarakat sekitar sekretariat melalui ketua RT setempat sebelum hari pelaksanaan.

“Pembagian dilakukan dengan tiga cara. Pertama melalui korwil Panser Biru, kedua kupon dibagikan ke masyarakat sekitar sekretariat lewat ketua RT sebelum hari H, dan ketiga dibagikan langsung kepada masyarakat yang berada di lokasi saat hari H,” jelas Cinal.

Menurutnya, sistem tersebut cukup efektif untuk memastikan paket daging diterima oleh masyarakat yang memang membutuhkan. Menariknya, di tengah persiapan acara yang melibatkan cukup banyak orang, panitia mengaku hampir tidak menemukan kendala berarti. Kekompakan panitia menjadi salah satu faktor utama kelancaran kegiatan.

“Alhamdulillah pada acara kurban saat ini tidak ada tantangan sama sekali, karena panitia kurban tahun ini sangat kompak dan berkompeten di jobdesk masing-masing,” katanya.

Cinal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan memberikan dukungan dalam kegiatan kurban tahun ini. Menurutnya, kepercayaan dari berbagai pihak menjadi motivasi tersendiri bagi Panser Biru untuk terus mengadakan kegiatan sosial.

“Kami berterima kasih kepada semua yang terlibat, khususnya yang telah mempercayakan hewan kurbannya kepada kami untuk dibagikan ke masyarakat,” ujarnya.

Ia kembali menyebut dukungan yang datang dari manajemen PSIS Semarang, PS Store, Gus Muhammad Rizka, hingga seluruh panitia yang bekerja sejak persiapan sampai distribusi selesai dilakukan.

Selain menjadi kegiatan sosial, kurban bersama ini juga menjadi ruang silaturahmi antaranggota Panser Biru yang berasal dari berbagai daerah. Banyak anggota yang datang sejak pagi untuk ikut membantu proses penyembelihan dan pengemasan daging.

Bagi Panser Biru, kegiatan seperti ini menjadi cara menunjukkan bahwa suporter tidak selalu identik dengan sorak sorai dari tribun stadio dan sepak bola semata. Kehadiran mereka juga diharapkan bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Di akhir wawancara, Cinal berharap kegiatan kurban yang telah berlangsung lancar tersebut dapat membawa manfaat bagi banyak pihak sekaligus menjadi doa baik untuk perjalanan PSIS Semarang di Liga 2 musim depan.

“Harapan kami semoga apa yang kita lakukan menjadi berkah, barokah, dan bermanfaat bagi semua masyarakat yang terlibat. Dan tentunya semoga PSIS musim depan bisa kembali ke Li94 Satu,” pungkasnya.

Panser Biru
Mei 28, 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *