
Panserbiru.net – PSIS Semarang akhirnya resmi mengumumkan sosok pelatih baru untuk menghadapi musim 2026/27. Tepat di hari ulang tahun klub yang ke-94 yang jatuh pada Senin (18/5/2026), manajemen Laskar Mahesa Jenar menunjuk Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi PSIS Semarang, @psisofficial, pada Senin (19/5/2026). Dalam unggahannya, PSIS memperkenalkan Widodo dengan kalimat singkat namun penuh makna.
“The spesialist was here, Sugeng Rawuh Widodo C Putro pelatih kepala PSIS Semarang musim 2026/27,” tulis akun resmi klub.
Kehadiran Widodo menjadi kejutan tersendiri bagi pendukung Laskar Mahesa Jenar. Sebelumnya, nama Direktur Teknik Persib Bandung, Djajang Nurjaman, santer disebut sebagai kandidat kuat pelatih kepala PSIS Semarang.
Namun manajemen akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Widodo yang dinilai memiliki pengalaman dan rekam jejak sesuai kebutuhan klub.PSIS tampaknya tidak ingin salah langkah dalam membangun tim untuk musim depan.
Setelah musim ini gagal promosi ke Liga 1. manajemen ingin segera membawa klub kembali ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
Sosok Widodo dianggap cocok karena memiliki pengalaman membawa tim promosi ke kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.
Terbaru, pelatih kelahiran Cilacap, 8 November 1970 itu sukses membawa Garudayaksa menjadi juara Liga 2 musim 2025/26 sekaligus memastikan tiket promosi ke Liga 1 musim depan.
Prestasi tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai pelatih spesialis promosi.
Sepanjang karier kepelatihannya, Widodo memang dikenal sebagai sosok yang cukup berpengalaman di sepak bola Indonesia.
Ia pernah menangani sejumlah klub seperti Bali United, Persita Tangerang, Bhayangkara FC, Deltras, Arema FC, Madura United, hingga Persijap Jepara.Tak hanya itu, Widodo juga pernah menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia serta menangani Timnas Indonesia U-21.
Pengalaman panjang tersebut menjadi nilai tambah bagi PSIS yang sedang membangun ulang kekuatan tim.Saat masih aktif bermain, Widodo juga merupakan salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Ia mencatatkan 55 penampilan bersama Timnas Indonesia dengan torehan 14 gol pada periode 1991 hingga 1999.
Karier profesionalnya dimulai bersama Warna Agung sebelum bersinar bersama Petrokimia Putra dan Persija Jakarta. Total, ia membukukan 100 gol dari 258 pertandingan di level klub.
Sebagai pelatih, beberapa pencapaian penting juga berhasil diraih Widodo. Bersama Bali United, ia pernah membawa tim menjadi runner-up Piala Presiden 2018. Sementara bersama Persita Tangerang, ia sukses mengantarkan klub menjadi runner-up Liga 2 2019 sekaligus promosi ke Liga 1.
Kini, tantangan baru menantinya bersama PSIS Semarang. Target utama tentu membawa Mahesa Jenar kembali ke Liga 1 secepat mungkin.
Meski demikian, pekerjaan rumah Widodo tidak akan mudah. PSIS diperkirakan akan melakukan perombakan skuad besar-besaran untuk menghadapi musim baru.
Hingga kini belum diketahui siapa saja pemain yang akan dipertahankan maupun direkrut untuk menyesuaikan kebutuhan skema permainan coach Widodo C Putro.
Pendukung PSIS Semarang pun mulai penasaran dengan arah pembangunan tim di era Widodo.
Sejumlah pertanyaan mulai muncul, termasuk siapa pemain lama yang masih masuk rencana permainan dan siapa nama baru yang akan didatangkan manajemen.
Tidak menutup kemungkinan Widodo akan membawa beberapa pemain yang sebelumnya pernah bekerja sama dengannya di Garudayaksa.
Chemistry yang sudah terbentuk bisa menjadi modal penting dalam mempercepat proses adaptasi tim.
Selain itu, rumor transfer juga mulai bermunculan. Salah satu nama yang cukup ramai dibicarakan adalah gelandang asal Argentina, Jonathan Bustos.
Pemain yang pernah memperkuat Borneo FC, PSS Sleman, Malut United, hingga Persela Lamongan itu disebut-sebut masuk radar PSIS Semarang untuk musim depan. Kehadiran Bustos dinilai bisa menambah kreativitas lini tengah Mahesa Jenar.
Namun hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari manajemen terkait rumor tersebut. PSIS masih fokus memperkenalkan fondasi awal tim lewat penunjukan Widodo sebagai pelatih kepala.
Keputusan menunjuk Widodo Cahyono Putro menunjukkan bahwa manajemen PSIS ingin membangun tim dengan target yang jelas.
Pengalaman dua kali membawa klub promosi menjadi alasan utama manajemen memilih mantan striker Timnas Indonesia tersebut.Kini suporter Laskar Mahesa Jenar tentu berharap sentuhan Widodo bisa membawa PSIS kembali bangkit dan segera kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.***